Mengatur Shutter Speed
Mengatur Shutter Speed

Tips Mengatur Kecepatan Shutter (Shutter Speed) Pada Kamera Lensa DSLR

Posted on

Istilah yang sudah tidak asing lagi di kalangan para fotografi yaitu kecepatan shutter (shutter speed). Kecepatan shutter adalah sebuah komponen yang sangat penting dan terdapat di dalam bagian exposure kamera lensa DSLR. Komponen shutter speed memiliki pasangan komponen yaitu aperture yang di gunakan untuk memperoleh eksposure dengan benar dan tepat sesuai dengan kondisi cahaya.

Meskipun komponen shutter speed sudah umum, dan sudah banyak yang mengetahuinya namun masih banyak orang yang belum memahami fungsi dari komponen shutter speed. Jika dibandingkan dengan komponen aperture, komponen shutter speed lebih mudah di pahami. Jika di ibaratkan sebuah air dari kran, jika anda membuka mulut kran dengan waktu yang lama maka akan semakin bertambah banyak air yang akan keluar, hal itu pun juga terjadi sebaliknya, jika teman – teman membuka mulut kran dengan waktu yang sebentar, maka air yang keluar dari mulut kran juga akan sedikit. Kecepatan shutter bisa di ukur kecepatannya dengan menggunakan pecahan atau bisa juga di ukur dengan menggunakan satuan detik. Ukuran banyaknya atau besarnya cahaya yang masuk dengan menggunakan shutter speed sebesar 1 / 1000 Sec maka artinya setengah cahaya yang akan masuk denga kecepatan 1 / 500 Sec.

Kecepatan shutter mempunyai ukuran rentang atau jarak sangat banyak jika di bandingkan dengan komponen aperture. Ukuran shutter speed tertinggi bisa mencapai 1 / 4000 Sec sampai dengan 1 / 8000 Sec, ini tergantung pada model dan merk kamera lensa yang teman – teman pakai. Ukuran kecepatan shutter paling lambat adalah 30 Sec, ini artinya 17 / 18 berhenti dan memasukkan banyak cahaya ke dalam sensor. Anda bisa menggunakan bulb jika ingin membuka selama anda menekan tombol. Kecepatan shutter bisa anda capai dalam waktu beberapa menit bahkan sampai jam.

Memahami Mekanisme Kecepatan Mhutter

Shutter speed memiliki alat yang bisa di gunakan untuk mengontrol presisi dengan tepat. Letak dari alat ini tepatnya di bagian depan sensor dan bentuknya di desain dengan alat yang khusus terutama pada kecepatan shutter yang tinggi. Pada saat kecepatan shutter di pakai pada ukuran kecepatan yang tinggi maka pada saat itulah kecepatan shutter bekerja dengan cukup berat maka dari itu kamera lensa DSLR anda harus di pilih yang memiliki arah petunjuk yang gunanya memberikan informasi kepada anda mengenai jumlah kecepatan shutter yang bisa anda gunakan pada saat sebelum kecepatan shutter perlu anda ganti, anda bisa memakai kamera lensa DSLR merk Canon.

Jenis kamera lensa DSLR memiliki shutter atau kecepatan yang bisa anda gunakan sampai 300 ribu kali. Bagi teman – teman fotografi pemula tidak perlu mempunyai informasi tentang batasan shutter, tapi pada intinya ukurannya bisa sampai dengan 5 ribu foto. Teman – teman bisa menggunakan software pada computer agar dapat memeriksa jumlah shutter pada kamera anda.

Hal ini juga seperti pada aperture, kecepatan shutter bisa digunakan sebagai alat untuk mempengaruhi eksposure dengan tambahan fungsi desain artistic. Kecepatan shutter juga bisa di gunakan untuk menentukan seberapa besar ukuran tingkat warna keburaman pada hasil gambar anda. Pemberian efek blur bisa teman – teman dapatkan dengan cara menghasilkan sebuah efek berupa gerakan. Tujuan dari efek ini adalah untuk memberikan efek pada gambar seolah – olah bergerak.

Tips Mengelola Kecepatan Shutter Pada Kamera Lensa DSLR

Camerasia.com akan berbagi tips kepada teman – teman fotografi mengenai cara mengelola kecepatan shutter yang bisa teman – teman fotografi praktekkan sendiri pada kamera lensa DSLR anda di rumah. Langkah – langkah yang bisa di ikuti yaitu sebagai berikut:

Pertama, teman – teman harus bisa melihat letak shutter pada kamera. Shutter terletak pada bagian viewfinder. Untuk menemukannya, teman – teman bisa menekan tombol setengah pada tombol utama kamera lensa DSLR, maka nanti pasti akan muncul beberapa deretan angka. Letak posisi shutter speed ada di bagian deretan baris pertama sebelah kiri dan pada bagian bawah di viewfinder. Teman- teman juga bisa menemukan posisi shutter speed pada bagian LCD kamera lensa DSLR. Agar dapat melihat shutter speed muncul di layar LCD kamera anda, maka anda harus menekan tombol sama seperti pada langkah pertama, tombol setengah di tekan, kemudian teman – teman bisa melihat dan mengamati pada bagian sebelah kiri pojok di atas sendiri.

Kedua, yang perlu teman – teman ketahui selanjutnya yaitu mengenai kamera lensa DSLR merk Canon pada tingkatan menengah sampai atas, maka untuk jika teman – teman ingin mencari informasi tentang exposure yang mana di dalamnya juga termasuk kecepatan shutter maka teman – teman bisa melihatnya pada bagian layar LCD dari kamera, terutama terletak pada sisi bagian atas tepatnya di dekatnya tombol shutter speed.

Ketiga, teman – teman bisa melakukan pengontrolan pada bagian kecepatan shutter jika teman – teman kehendaki, cara yang bisa teman – teman lakukan adalah dengan memakai komponen mode AV, P atau TV. Lalu teman – teman juga bisa memakai cara manual dengan menggunakan tombol putar pada bagian belakang kecepatan shutter jika memang menghendaki ingin melakukan pengubahan pada shutter speed kamera.

Shutter Speed
Shutter Speed

Penentuan Skala Pada Kecepatan Shutter

Untuk bisa mengatur kecepatan shutter sesuai dengan ukuran yang teman – teman fotografi inginkan, maka sebelumnya teman – teman harus mengetahui skala dari kecepatan shutter terlebih dahulu. Pada kasus ini, trik fotografi akan memberikan contoh pada jenis kamera lensa DSLR merk Canon. Untuk kamera Canon terdapat aturan skala speed yang dapat teman – teman sesuaikan dan atur sesuai dengan yang di kehendaki. Ukuran skala shutter di awali dengan yang paling lambat ke yang paling cepat, jika memang teman – teman menginginkan pilihan pengaturan kecepatan shutter dengan ukuran 1 / 3 stop maka akan terjadi pergeseran stop dengan cara yang bertahap dan jika teman – teman memilih dan menentukan 1 / 2 stop maka ini artinya full stop. Teman – teman bisa melakukan loncatan secara bertahap. Ada beberapa hal yang perlu teman – teman ketahui ketika menentukan ukuran skala kecepatan shutter pada kamera lensa DSLR, yaitu:

Pertama, untuk kamera lensa merk Canon kecepatan skala pilihan yang di miliki adalah 1 / 2 stop sampai dengan 1 / 3 stop. Untuk menentukan skala kecepatan, teman – teman bisa memilih satu yang teman – teman anggap paling nyaman dan sesuai. Untuk memilihnya, teman – teman cukup hanya menekan tombol bagian menu kemudian lakukan pencarian terhadap pilihan fungsi custom.

Kedua, fungsi custom yang perlu teman – teman pilih dan tentukan sangat tergantung pada model jenis kamera lensa DSLR EOS yang di pakai. Teman – teman bisa mencoba memilih exposure pada level increment lalu lakukan pengaturan pada bagian angka yang teman – teman kehendaki, kemudian tinggal menekan tombol set.

Ada beberapa tips juga untuk teman – teman fotografi mengenai cara memfoto dengan menggunakan kamera lensa DSLR.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya kamera DSLR memiliki kelebihan jika di bandingkan dengan kamera pada jenis yang lain, teman – teman bisa melakukan pembekuan pada gerakan lalu memciptakan efek blur atau buram, di mana ha ini menunjukkan bahwa ada efek gerakan atau motion pada gambar. Teman – teman fotografi harus benar – benar bisa menciptakan kekreatifan pada saat mengatur kecepatan shutter. Untuk membantu menginspirasi ide kreatif anda, maka anda bisa melakukan dari berbagai hal.

Pertama, terdapat beberapa cara yang bisa di gunakan untuk mengambil gambar dengan menggunakan tangan, berapa besar speed yang teman – teman butuhkan jika ingin mendapatkan ukuran yang maksimal. Untuk menentukan speed, terdapat beberapa hal atau factor yang bisa menentukan bahwa speed merupakan bagian dari fitur gambar stabilization. Hal yang paling penting merupakan bagian dari focal length. Jika teman – teman semakin mengatur zoom dnegan ukuran tambah besar maka hasil foto teman – teman kemungkinan akan buram. Jadi, pada intinya jika memang teman – teman melakukan zoom dengan ukuran panjang, maka kecepatan shutter yang teman – teman perlukan harus lebih tinggi.

Kedua, ada cara yang lebih simple yang bisa teman – teman pergunakan untuk mengatur kecepatan shutter pada kamera. Contoh saja, jika teman – teman menginginkan focal length dengan ukuran lensa 50 milimeter, maka kecepatan shutter yang perlu anda gunakan adalah 1 / 50 sec. Apabila teman – teman menginginkanfocal length dengan ukuran lensa 20 milimeter, maka teman – teman bisa menggunakan kecepatan shutter ukuran 200 sec. pada intinya jika ukurannya semakin lambat dari contoh – contoh tersebut, maka sebaiknya teman- teman menggunakan bantuan tripod.

Mungkin sampai disini dulu bahasan kita kali ini mengenai pengaturan dan pengelolaan shutter speed pada kamera lensa DSLR. Mudah – mudah bermanfaat untuk teman – teman fotografi juga para pecinta fotografi. Mudah – mudahan teman – teman bisa memahami cara mengatur shutter speed pada kamera dan semoga tips dari trik fotografi ini bisa teman – teman praktekkan sendiri di rumah. Supaya lebih memahami mengenai seputar dunia fotografi, maka teman – teman jangan pernah melewatkan untuk meng-update informasi – informasi dari trik fotografi. Trik fotografi akan berbagi berbagai tips seputar fotografi untuk teman – teman semuanya. Sampai jumpa lagi…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *