Belajar Teknik Foto Portrait Secara Benar
Belajar Teknik Foto Portrait Secara Benar

Belajar Teknik Foto Portrait Secara Benar

Posted on

Belajar fotografer pemula kali ini ajak anda untuk mengetahui tentang teknik foto portrait secara benar untuk meningkatkan kemampuan anda dalam dunia fotografi.

Foto Portrait merupakan gaya yang sering digunakan ketika kita mau memotret manusia. Foto ini biasanya digunakan untuk menampilkan karakter seseorang dan sasaran utama adalab wajah dan badan.

Kata Portrait sendiri sering diartikan sebagai gambar, lukisan, patung atau gambaran keindahan dari manusia,dimana ekspresi wajah begitu dominan untuk mengungkapkan persamaan, kepribadian, bahkan perasaan seseorang.

Sedangkan pengertian foto portrait dapat dimaknai yaitu foto yang lebih mengarah kepada manusia sebagai objek dengan maksud untuk menampilkan karakter seseorang seperti kepribadian, perasaan, atau bahkan lingkungan adat, dan budaya seseorang.

Foto portrait biasanya sering dipakai seorang fotografer untuk memotret model atau tokoh-tokoh tertentu seperti, Presiden, para pejuang dan lainya.

Kumpulan Teknik Foto Portrait Penting Untuk Anda Tahu

Foto portrait bisa juga dibilang sebagai foto wajah. Kita bisa memfoto ayah, Ibu, Saudara, Suami, Istri, Anak, dan orang-orang disekitar kita sebagai obyek foto portrait karena merekalah yang mudah untuk kita jadikan obyek foto.

Namun, untuk menghasilkan foto porrait yang indah dan berkualitas, Kamera mahal dengan kualitas yang bagus bukan jaminan utama sebuah hasil foto dapat dikatakan luar biasa. Seorang fotografer professional dapat membuat foto yang indah dan bernilai jual tinggi hanya dengan kamera biasa. Untuk itu untuk menambah kemampuan anda dalam bidang fotografi berikut ini fotografer pemula bagikan beberapa tips tentang teknik foto potrait secara benar dan dianjurkan oleh para fotografer professional.

Pilih dan tentukan lokasi pemotretan

Lokasi pemotretan yang baik dan nyaman sangat penting  untuk kenyamanan anda saat mengambil gambar, Model juga akan merasa enjoy karen hatinya senang dengan suasana lokasi pemotretan.

Pilih pengambilan dari jarak dekat

Jika ingin memotret objek wajah model yang memenuhi frame, sebagian orang lebih memilih untuk menggunakan lensa yang memiliki focal length panjang agar tidak perlu terlalu dekat dengan wajah model. Padahal, jika menginginkan hasil foto yang baik, sebaiknya Anda mengambil gambar dari jarak yang dekat. Anda tidak perlu malu untuk mengambil gambar dari jarak yang dekat. Interaksi antara model dan fotografer yang hangat akan sangat berpengaruh terhadap suasana hati selama proses pemotretan. Setelah menguasai teknik ini, sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk menjalin interaksi yang baik dengan model untuk menghasilkan karya yang berkualitas.

Fotolah obyek anda di tempat yang nyaman

Pernah mencoba memotret kakek anda di studio foto? canggung bukan. Sekali waktu cobalah foto mereka di lingkungan kerja mereka, misal di rumah saat membaca koran, dikantor saat bekerja. Foto portrait anak-anak adalah contoh termudah: saat mereka sedang bermain dengan mainan favoritnya, saat mata mereka terlihat ceria, potretlah.

Anda perhatikan komposisi secara keseluruhan

Terkadang memotret model yang berada persis di tengah frame akan menghasilkan foto yang biasa-biasa saja. Aturan komposisi pada teori dasar adalah Rule of Third, yaitu menempatkan objek utama pada bagian 1/3 dari frame. Untuk pemotretan portrait, Anda dapat menggunakan aturan ini. Tempatkan model pada bagian 1/3 dari frame dan isilah 2/3 isanya dengan background, atau sebaliknya, biarkan model memenuhi 2/3 frame. Namun, jika Anda ingin bereksperimen dan menghasilkan foto yang lebih unik, cobalah untuk sedikit melanggar aturan ini. Sering-seringlah memotret dengan memperhatikan teknik komposisi pada aturan belajar photography dasar agar semakin lama Anda akan semakin terbiasa.

Hindarilah penggunaan On-Camera Flash

On camera flash adalah flash bawaan yang menempel dikamera anda. Karena cahaya yang keluar dari flash ini arahnya tegak lurus dengan wajah maka pencahayaan akan bersifat keras dan datar yang bukannya memperindah wajah obyek foto justru membuatnya terlihat keras.

Anda harus perhatikan Depth Of Field (DOF)

Dalam belajar memotert, depth of field adalah tingkatan di mana objek utama akan terlihat fokus danbackground terlihat kabur. Dengan kata lain, jika terjadi perbedaan ketajaman antara objek danbackground, depth of field adalah tingkat perbedaan ketajamannya. Anda dapat menciptakan foto dengan depth of field agar foto yang dihasilkan benar-benar fokus kepada objek.  Selain itu, foto dengan depth of field juga akan terlihat lebih artistik.

Teknik agar depth of field dapat tercapai adalah menggunakan lensa fixed atau lensa dengan rentang zoom yang pendek (18-55 mm). Selain itu, besaran diafragma juga akan mempengaruhi tingkat depth of field yang dihasilkan. Jadi, sebaiknya Anda tidak menggunakan lensa dengan focal length panjang jika ingin menghasilkan foto portrait yang lebih baik.

Coba manfaatkan reflektor cahaya alami

Saat memotret di pantai dengan pasir putih, pasir putih adalah reflektor alami yang bagus. Saat memotret di kota, kita bisa memanfaatkan mobil warna silver atau tembok. Saat memotret di danau, air adalah pemantul cahaya alami. Jangan menyerah jika anda lupa membawa atau memang tidak punya reflektor.

Arahkan model agar menampilkan pose yang terbaik

Pose, termasuk ekpresi wajah yang menarik merupakan nilai jual yang harus dimiliki oleh foto portrait. Sebagai seorang fotografer, Anda harus mahir untuk mengarahkan model agar dapat menunjukkan pose terbaiknya. Jalin komunikasi yang hangat agar pemotretan berlangsung dengan nyaman dan model dapat fokus untuk memenuhi harapan Anda. Untuk teknik yang satu ini, jam terbang Anda sebagai fotografer model sangat dibutuhkan.

Perhatikanlah pencahayaan

Pencahayaan sangat menentukan hasil akhir foto Anda. Cahaya yang terlalu keras atau cahaya yang terlalu lemah akan mengganggu foto secara keseluruhan. Jika Anda memotret di luar ruangan dan mengandalkan cahaya matahari, tekniknya adalah perhatikan waktu pemotretan. Sebaiknya Anda memotret di pagi hari atau di sore hari ketika cahaya matahari tidak terlalu keras dan tidak terlalu lemah. Gunakan juga reflektor untuk mengatur arah datangnya cahaya. Jika memotret di dalam ruangan dan menggunakan pencahayaan dari flash, perhatikan penempatan flash agar Anda dapat menghasilkan pencahayaan yang menunjang suasana yang ingin ditonjolkan.

Saat memotret kelompok, arahkan fokus di orang yang terdekat dengan kamera

Anda akan menyesalinya jika tidak, arahkan fokus di muka orang yang terdekat dengan kamera. Kalau andamengarahkan fokus di tempat lain, biasanya wajah orang terdekat akan sedikit tidak fokus jika kita menggunakan aperture besar.

Perindah foto dengan perangkat lunak pengolah foto

Selain dalam hal teknik pengambilan foto, Anda juga harus menguasai cara penggunaan perangkat lunak pengolah foto. Saat ini pilihan perangkat lunak yang dapat Anda gunakan sangat banyak, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks. Dengan perangkat lunak tersebut, Anda dapat mengoreksi dan semakin menyempurnakan komposisi, gradasi pencahayaan, dan warna pada foto.

Lakukan teknik overexpose pada foto

Dengan menaikkan eksposure kamera untuk memotret wajah membuat wajah terlihat lebih putih, bersih dan terkesan modern. Kalau anda amati foto-foto wajah di majalah cenderung memakai teknik ini. Teknik overexpose sengaja ini juga sering disebut high key.

Buat model menampilkan ekspresi natural

Ekspresi natural seorang model akan menampilkan sesuatu yang terkesan alami dan tidak mengada-ada. Jika ini dapat dilakukan maka karakter keaslian seorang model/obyek foto akan lebih kelihatan. Dan tentu hasil foto seperti inilah yang bernilai jual tinggi dan sulit untuk didapatkan.

Itulah 13 teknik foto portrait yang dapat kami bagikan buat anda untuk menambah kemampuan dibidang fotografi. Terus belajar dan lakukan eksperimen dan temukan hal-hal baru yang lebih menarik. Semoga apa yang kami bagikan disini bermanfaat buat anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *